Blog Dengan Konten Bagus atau Blog Dengan Pendapatan Bagus?

Saat anda baru di dunia blog, tentu mendulang keuntungan finansial tidak akan menjadi pertimbangan utama, terlebih jika kalian baru berada dalam fase ngeblog awal, dimana masih belum sampai pada tahap ingin mendapatkan keuntungan.

Jelas, pertanyaan ini tidak juga akan muncul bagi kalian para blogger yang tidak menjadikan profesi ini sebagai profesi untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup primer, sekunder dan tersier-nya.

Jadi buat para blogger yang tidak suka mencari duit dari blog, ini bukanlah pertanyaan untuk kalian. Dan jika kebetulan kalian nyasar dan senggang untuk membaca tulisan ini, silakan tersenyum dan berkata “modaro! salah sendiri jadi blogger profesional”.

Oke kembali ke topik. Banyak dari kita tahu, sejak internet makin marak di Indonesia, kemudian sosial media mulai jamak digunakan oleh pengguna tanah air. Imbasnya, banyak sekali bermunculan blog dan akun sosial media dengan isi konten dengan tujuan mendapatkan pengunjung sebanyak-banyaknya.

Hal itu semakin terlihat saat pesta demokrasi tahun 2014 yang mempertemukan KMP vs KIH berlangsung. Blog dengan niche politik makin banyak bermunculan, dan kita semua tahu, isi dari berita tersebut patut dipertanyakan kebenarannya.

Bukan hanya blog dengan tema politik, blog-blog dengan tema lain pun juga memiliki hal serupa. Blog-blog dengan konten abal-abal bisa kita temui dengan mudah di internet.

Tujuan mereka mungkin saja bermacam-macam, tapi muara nya tetap satu: mendulang pundi-pundi rupiah atau dollar dari berbagai pihak.

Aku punya beberapa kenalan blogger yang memiliki blog dengan konten-konten ciamik, dan mereka selalu mengeluh hal yang sama: pendapatan! Padahal jika dilihat, konten-konten yang dihasilkan oleh mereka sangat bermanfaat dan bisa dipertanggungjawabkan.

Namun ternyata konten yang bagus tidak berbanding lurus dengan pendapatan yang juga bagus. Bukan hanya teman, akupun juga mengalami hal itu. Bahkan demi menghentikan arus kas yang kian memerah, aku menutup beberapa blog untuk mengurangi pengeluaran.

Di sisi lain, aku menemukan tidak sedikit blog dengan konten seadanya, copas sana-sini, menuliskan informasi seenak udel-nya tanpa konfirmasi, sebar berita hoax dll justru memiliki pendapatan yang cukup mentereng.

Di artikel ini aku tidak akan membahas mana yang benar dan salah, karena jika sudah menyangkut isi perut, perdebatan bisa sangat panjang dan tidak ada hasilnya. Di tulisan ini aku hanya ingin memberikan gambaran buat kalian yang ingin mencari uang dari blog, agar tidak kecewa.

Apa bisa memiliki blog dengan konten bagus namun juga memiliki pendapatan bagus? tentu saja bisa, namun kalian membutuhkan waktu, usaha dan kesabaran yang ekstra untuk mewujudkannya.

Usaha ekstra bukan hanya milik blog yang baru seumur jagung, blog-blog lama pun harus tetap bisa menjaga usaha yang melelahkan nan panjang ini. Karena saat ini, beberapa blog dan web yang sudah punya nama pun juga abai terhadap akurasi informasi dan kebenaran berita. Bikin judul bombastis, kualitas konten urusan belakang.

Jadi tetap saja pilihan ada di tangan kalian, “blog dengan konten bagus atau blog dengan pendapatan bagus?”

 

4 Comments

Tinggalkan Balasan